PAD untuk OKI Turun: Hasil L3S Lempuing Jaya Tahun Ini Hanya Capai Rp850 Juta

OKI,BBSNUSANTARA.COM – Sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kecamatan Lempuing Jaya untuk Kabupaten OKI dari sektor Lelang Lebak Lebung dan Sungai (L3S) pada Tahun 2025 ini menurun.

Camat Lempuing Jaya, Roni Santosa mengatakan, di tahun 2024, PAD yang disumbangkan dari sektor L3S sekitar Rp1,2 miliar, sementara di tahun 2025 hanya Rp855 juta.

“Total hasil lelang hari ini ada Rp870.600.000. Jumlah itu ditambah satu objek dari Kecamatan Lempuing senilai Rp20.100.000,” ungkapnya, Rabu, 19 November 2025.

Dia menjelaskan, dibanding tahun lalu, jumlah peserta lelang (pengemin) pada tahun ini juga memang mengalami penurunan, disebabkan dampak percetakan sawah dan penanggulangan karhutla.

“Hari ini ada dua objek yang tidak laku yakni, Batang Hari Sipin dan Lebak Penangguhan. Keduanya akan dilelang kembali pada tahap II oleh Pemkab OKI melalui Dinas Perikanan,” ujarnya.

Ia menambahkan, terhadap terjadinya penurunan, ke depan mereka akan berupaya semaksimal mungkin, agar PAD yang disumbangkan dapat meningkat lagi.

“Untuk objek, sebenarnya ada satu yang tidak ikut dilelangkan yaitu, Lebak Lebung Sungai Bancet di Desa Mukti Sari. Dimana Lebak ini direncanakan menjadi objek wisata untuk desa wisata,” tuturnya.

Dikatakannya lagi, hal tersebut sudah diajukan dan mendapat dukungan dari dinas perikanan maupun pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan desa wisata ini akan menjadi cermin atau contoh untuk desa-desa yang lain,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Perikanan OKI, Romico Iswandy mengemukakan, L3S merupakan salah satu sumber PAD untuk Kabupaten OKI yang cukup besar kontribusinya.

“L3S pada tahun ini berdasarkan Perda Nomor 18 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Lebak Lebung dan Sungai (L2S) sebagaimana telah diubah dengan Perda Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Perda Nomor 18 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan L2S. Dimana L2S dalam Kabupaten OKI termasuk dalam objek lelang,” jelasnya.

Romico juga mengimbau para pengemin, agar menghitung dengan cermat didalam melakukan penawaran, jangan mengedepankan gengsi dan emosi.

“Bagi objek yang tidak laku pada hari ini, akan dilelang pada tahap II hari Rabu, 3 Desember 2025 mendatang di kantor Bupati OKI,” terangnya.

Sementara, Kapolsek Lempuing Jaya, Iptu Al Hafiz memastikan, proses L3S berjalan dengan lancar dan situasi di lokasi tetap kondusif.

“Kita berpesan kepada pengemin supaya memelihara tempat lelangnya, jangan sampai ada masalah dengan masyarakat yang mempunyai tanah,” pintanya.

Namun lanjut dia, jika terjadi masalah apa-apa seperti keamanan, silahkan datang dan koordinasi dengan pihak Polsek Lempuing Jaya.*

Penulis: HeriEditor: Agung
Exit mobile version